Rabu, 21 Mei 2014

Antara Kita "Aku, Kamu dan Dia"

Aku selalu mengukir saat-saat indah bersammu,
Diatas batu ..
Batu yang tak kan retak oleh waktu..
Batu itu adalah hatiku, batu itu adalah rasaku..
Hati yang selalu mencintaimu,
Rasa yang selalu merindukanmu..

Namun ketika ku jalani semua dengan kesungguhan,
Engkau kesana-kemari menghancurkan..
Kepercayan..
Perasan..

Yang dulu bersisi keras mencintaimu,
Yang dulu ku harap tak kan retak oleh waktu..
Kini lambut laun terkikis oleh gelombang penghianatanmu..

Aku kecewa, aku terluka ,ketika hati dan jiwaku berdarah mempertahankan semua,
Kau pergi begitu saja

Dengan dia ,

Tapi kini untuk apa kau kembali,
Bukankah dia yang kau pilih ketika aku tersakiti..

Ketika aku berusaha berdiri sendiri
Tanpa dirimu menemani..

Pergilah aku telah lama menghapus jejakmu,
Meniadakan rasa sakit yang ada dihatiku..

Usah kembali kepadaku,
Aku memang memafkanmu..
Tapi bukan berarti aku kembali kepadamu..

Bahagiakan dia demi aku,
Jika memang kau masih mencintaiku..

Maaf bilaku melukis luka..
Karna lukamu lebih lara
Nan pilu dari yang kau rasa..

Banjarmasin | 08 November 2013 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar