Ke mana dan di mana eratnya cinta dipadu
yang di ketika itu, kulaungkan suara hati
terdengar bisikan syahdu hiba meruntun
kalbuku suram rindu bertandang resah
terusik sayu pilu terasa
aku bagaikan kehilangan nafas ditiup sepi
bergemang redup yang mengheret rawan
yang membuncah lara tandus kerinduan
di persada ungkapan sendu kasih lesu
dimamah duka bertamu
hala tujuan rebah di persimpangan merindu
dipukul bisu madah longlai tanpa hadirmu
menyeret daku ke dasar tangisan sukma
hampa menatap embun pun tiada setitis
dedaunan pun mulai gugur
seri kemilau cinta yang dikau pasak-kanku
tika teja kasih mengejar bayangmu, lafaz
diucap dengan kalimah-kalimah saktimu
bergemerincing nyanyian dalam pesona
sanubari ini menjadi milik abadi
tiap detik rindu ini mencengkam kesiangan
namun dalam kumengisi ketabahan jiwa
kuukir di dinding-dinding mahligai cinta
sebuah lukisan yang bernama wada'ah
di pangkuanmu, akulah kekasihmu
biarlah kupayungi airmata cinta di dakapan
meredah belantara kerinduan yang asyik
menyusuri liku-liku kelam dan suramku
mencari arah dalam titipan kasih suci
azzah lembayung berkasih
kenangan di saat saling menggengggam itu
terpanggil dalam afsun cinta ikrar bersama
menyelubungi ruang kasih, cakrawala asa
tersenyum girang di pelukan hangat mu
sentuhan panahan rindu
tatkala cinta menyelimuti angsana belaianmu
dibaluti selendang kasih yang melilit daku
bila sandaran rindu dipuja, dipegun sejati
pepohonan percintaan menanti di sana
termanggu dalam jejak asmara
di pohon rendangnya kasih buaian kasmaran
menyusur laju akar-akar rindu di situ diintai
seolah menggamit untukku berada di sisi
namun bingkas kembali di puncak cinta
di batas percintaan, diusik gemersik
dipenjara kerinduan menjalar bunga kasturi
mekarnya di telapak tangan cinta bersatu
mengibar sayap perkasihan kesetiaanku
membuncah irama rindu nyanyian rasa
luahan panahan kasih bersemi
izinkanlah serumpun cinta berkembang lagi
merindu wajah arjuna idaman kasih terpatri
menghiasi dalam kerlipan cahaya bintang
menyuluh sirnanya rindu di kamar hatiku
di mata pencinta ketulusan keabadian
widuri jambangan kasih disayangi, dibelaimu
kini masih berseloka di muara gemersikku
tanpamu tiadalah serinya wangian cinta kita
hanyalah memori yang terindah yang diberi
inginku dijaga dalam lena dakapanmu...
'Berlabuh Titian Cinta..KuMendakap Rindu D Jiwa' ~ "pelayaran kasihmu
kasihku di pelaminan ikatan percintaan..teguhnya dalam metaforamu"
Banjarmasin | 21 Mei 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar